Rebeauty

2021-06-08

Makanan Baik dan Buruk untuk Jerawat?

Pelajari makanan yang baik dan buruk untuk jerawat, termasuk makarel, apel, kacang-kacangan, serta makanan yang harus dihindari seperti kue, susu, dan rumput laut.


Makanan Baik dan Buruk untuk Jerawat?

Banyak orang yang khawatir dengan jerawat, tidak hanya saat remaja tetapi juga hingga dewasa.
Jadi, hari ini kita akan mencari tahu informasi tentang jerawat.
Meskipun jerawat tidak disebabkan oleh makanan, makanan dapat memperbaiki atau
memperburuk kondisi jerawat.



Jadi, makanan apa saja yang baik dan tidak baik untuk jerawat?
Pertama, mari kita bahas makanan yang baik, yaitu ikan makarel.




Asam lemak Omega-3 dapat meredakan peradangan. Jerawat juga merupakan jenis peradangan!
Oleh karena itu, mengonsumsi banyak ikan berlemak seperti makarel, saury, atau salmon
dapat membantu mengatasi jerawat.
Selain itu, asam lemak Omega-3 juga berperan dalam
menurunkan produksi protein IGF-1 yang terkait dengan jerawat,
sehingga menjadikannya makanan yang lebih baik, bukan? ^^




Kedua adalah apel.
Apel kaya serat, dan mengonsumsinya dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kondisi kulit.
Diet yang cukup serat dapat mencegah sembelit dan membantu mengontrol gula darah,
yang pada gilirannya membantu meredakan jerawat.
Serat tidak hanya melimpah dalam apel, tetapi juga dalam sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.




Ketiga adalah kacang tanah.
Menurut penelitian, kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, dan kacang Brazil
dapat menurunkan keasaman kulit, sehingga mengurangi risiko jerawat.
Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa antioksidan seperti vitamin E dan selenium yang melimpah dalam kacang-kacangan
melindungi sel dari kerusakan dan infeksi, sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat.

Lalu, Anda pasti penasaran makanan apa saja yang tidak baik untuk jerawat, bukan?




Yang pertama adalah kue.
Makanan yang kaya gula dan karbohidrat dapat meningkatkan gula darah secara drastis.
Hal ini membuat tubuh kita harus memproduksi lebih banyak insulin untuk menurunkan gula darah.
Proses ini memengaruhi hormon yang merangsang produksi sebum,
sehingga meningkatkan kemungkinan timbulnya jerawat.
Semua makanan yang sedang populer akhir-akhir ini seperti wafel dan croissant juga tidak baik untuk jerawat.




Makanan kedua yang tidak baik untuk jerawat adalah susu!
Tahukah Anda bahwa minum banyak susu dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya jerawat?
Terutama susu skim.
Meskipun alasan pastinya belum diketahui, para ilmuwan yang melakukan penelitian
menduga hal ini disebabkan oleh pengaruh hormon yang dikeluarkan sapi saat hamil.

Terakhir, rumput laut!!!!

Rumput laut seperti gim (nori) dan parae (seaweed hijau) mengandung yodium.

Yodium adalah nutrisi penting agar tiroid berfungsi dengan baik.

Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah dalam kontrol hormon.

Artinya, dapat memperburuk jerawat.

Asupan yodium yang cukup untuk orang dewasa adalah 150 mikrogram per hari,

jadi sebaiknya konsumsi rumput laut dalam jumlah sedang.


Sumber: Kormedi.com

Like