2024-03-06
Mengenal 5 ‘Prebiotik’ yang Meningkatkan Imunitas dan Membantu Penurunan Berat Badan
Prebiotik, yang dikenal dapat meningkatkan imunitas dan membantu penurunan berat badan, adalah makanan bagi bakteri baik. Artikel ini membahas 5 makanan prebiotik terbaik.

Mengenal 5 ‘Prebiotik’ yang Meningkatkan Imunitas dan Membantu Penurunan Berat Badan
Prebiotik dikenal dapat meningkatkan imunitas dan baik untuk penurunan berat badan.
Prebiotik adalah makanan bagi bakteri baik.
Contohnya termasuk serat dan oligosakarida,
yang secara tidak langsung membantu kesehatan usus dengan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus, daripada bekerja langsung di usus.
Jadi, makanan apa saja yang mengandung prebiotik?

< Jagung >

Jagung kaya akan pati resisten jenis prebiotik.
Pati resisten juga banyak ditemukan pada kacang-kacangan dan gandum,
dan berfungsi mirip dengan serat makanan saat dipecah oleh bakteri di usus besar.
Oleh karena itu, jagung membantu buang air besar dan menjaga kesehatan usus. Jagung juga kaya akan lutein, yang baik untuk kesehatan mata.
< Bawang >

Bawang mengandung banyak inulin prebiotik,
inulin membantu produksi butirat yang melindungi usus besar,
sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat, sehingga berkontribusi pada kesehatan jantung.
Selain itu, inulin memiliki pengaruh positif dalam mengontrol kadar gula darah,
sehingga dijuluki ‘insulin alami’.
< Kenari >

Makan kenari meningkatkan bakteri asam laktat yang mengusir bakteri jahat dan mendukung bakteri baik dalam tubuh.
Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kenari selama periode tertentu meningkatkan bakteri penghasil butirat,
butirat ini adalah asam lemak yang mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan usus besar, memberikan efek baik bagi tubuh kita.
< Apel >

Pektin dalam apel berkontribusi pada usus yang sehat dengan melindungi keragaman bakteri baik.
Selain itu, apel kaya akan air dan serat, sehingga baik sebagai makanan untuk penurunan berat badan.
< Cokelat Hitam >

Cokelat hitam kaya akan polifenol, antioksidan prebiotik.
Polifenol berperan dalam membantu bakteri asam laktat dan bifidobakteri berkembang biak.
Oleh karena itu, saat minum kopi di pagi hari, ada baiknya menambahkan susu rendah lemak dan bubuk kakao tanpa tambahan gula,
jika Anda menyukai cokelat batangan, disarankan cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70%.
Sumber: Komedi.com