2025-03-10
Makanan yang Membantu Tidur VS Makanan yang Mengganggu Tidur
Kekurangan tidur kronis dapat merusak fungsi tubuh. Artikel ini membahas makanan yang membantu dan mengganggu tidur, seperti susu, almond, dan makanan pedas.

Makanan yang Membantu Tidur VS Makanan yang Mengganggu Tidur

Kekurangan tidur menyebabkan berbagai efek negatif,
terutama kekurangan tidur kronis yang dapat merusak fungsi tubuh. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan waktu tidur yang dibutuhkan dan berusaha untuk mematuhinya.
Disarankan untuk menjaga waktu tidur dan bangun yang konsisten,
menghindari konsumsi alkohol berlebihan atau kafein di sore hari,
dan berhenti menggunakan perangkat elektronik beberapa jam sebelum tidur untuk meningkatkan kualitas tidur.
Selain itu, makanan juga memiliki hubungan yang erat dengan tidur.
Berdasarkan informasi dari media kesehatan/medis AS ‘Healthline’ dan sumber lainnya,
kami telah meninjau makanan yang membantu dan mengganggu tidur.
Makanan yang membantu tidur?


Susu: Susu adalah makanan yang dikenal membantu tidur.
Mengandung triptofan, asam amino esensial, yang berperan meningkatkan kadar melatonin dan serotonin, hormon pemicu tidur.
Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa kekurangan kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan tidur,
dan karena susu kaya akan kalsium, susu dapat membantu mencegah gangguan tidur.

Selada/Seledri: Seledri efektif untuk menurunkan demam atau sakit kepala, dan batang selada mengandung zat yang disebut laktusin, yang baik untuk mengatasi insomnia disertai sakit kepala. Oleh karena itu, mengonsumsi selada saat stres atau depresi dapat memberikan perasaan tenang.

Kacang-kacangan: Vegetarian atau orang dengan intoleransi laktosa tidak dapat minum susu.
Dalam kasus ini, mengonsumsi kacang-kacangan sebagai pengganti susu juga merupakan pilihan yang baik.
Kacang-kacangan juga kaya akan triptofan dan kalsium yang mendorong tidur, sehingga membantu tidur.

Daging Ayam: Triptofan, yang memicu tidur, juga banyak terkandung dalam daging ayam.
Makan hidangan ayam untuk makan malam dapat membantu Anda tidur.

Almond/Kenari: Almond mengandung protein nabati yang membantu tidur nyenyak.
Selain itu, almond mengandung magnesium yang merelaksasi otot dengan baik, jadi jika Anda sulit tidur, mengonsumsi sedikit almond juga bisa menjadi cara.
Kenari juga memperkuat fungsi ginjal, melancarkan pernapasan dan usus, serta menutrisi otak. Berbagai fungsi positif tubuh ini dapat berkumpul untuk mencegah insomnia dan membantu Anda tidur nyenyak.

Ikan seperti Makarel/Salmon: Ikan mengandung banyak asam lemak omega-3.
Kekurangan asam lemak ini dapat mengganggu aktivitas neurotransmiter normal dan menyebabkan insomnia.
Pada dasarnya, asam lemak ini banyak terkandung dalam ikan biru seperti makarel, salmon, dan tuna,
dan juga mengandung vitamin B6 yang membantu produksi hormon untuk tidur nyenyak.

Kurma: Kurma bermanfaat bagi penderita insomnia yang disertai kegelisahan dan kecemasan.
Terutama baik karena merangsang fungsi jantung dan melancarkan peredaran darah.
Meskipun memakannya langsung juga baik, kami merekomendasikan untuk meminumnya sebagai teh karena lebih praktis.

Ceri: Ceri mengandung melatonin. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum jus ceri meningkatkan kualitas dan durasi tidur.
Anda juga bisa mengonsumsi ceri beku sebagai jus atau camilan malam yang sederhana.
Makanan yang mengganggu tidur?


Makanan Pedas: Saat waktu tidur mendekat, suhu tubuh kita secara alami akan menurun. Makanan pedas tidak hanya menyebabkan mulas tetapi juga meningkatkan suhu tubuh, sehingga mengganggu tidur. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makan makanan pedas yang merangsang setelah makan malam.

Makanan Cepat Saji: Makan makanan tinggi kalori sebelum tidur dapat mengganggu aliran tidur alami dan menurunkan kualitas tidur.
Oleh karena itu, untuk makan malam, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang berfokus pada protein rendah lemak, biji-bijian utuh, dan sayuran.
Sumber: Kormedi.com