2021-11-11
Mata Merah, Apa Penyebab dan Cara Mencegahnya?
Mata merah adalah kondisi di mana pembuluh darah konjungtiva melebar, menyebabkan bagian putih mata terlihat merah. Ini bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan atau organ tubuh.
Mata Merah, Apa Penyebab dan Cara Mencegahnya?
Mata merah adalah kondisi di mana pembuluh darah konjungtiva melebar, menyebabkan bagian putih mata terlihat merah.
Gejala mata merah dapat menjadi tanda awal adanya masalah kesehatan atau organ tubuh,
sehingga sebaiknya jangan diabaikan.
Lalu, apa penyebab mata merah?
Mata merah terjadi ketika kapiler-kapiler halus di mata rusak karena faktor internal atau eksternal,
menyebabkan mata terlihat merah. Ini bisa terjadi karena kelelahan yang menumpuk atau hanya iritasi sederhana.
Menggosok mata, iritasi sabun saat mencuci muka, juga dapat menyebabkan mata merah sementara dengan mudah.
Penggunaan kosmetik atau semprotan, penggunaan komputer atau smartphone dalam waktu lama, juga dapat menyebabkan mata merah.
Selain itu, obat-obatan tertentu seperti antihistamin juga dapat menyebabkan mata kering dan merah.
Obat tidur, obat anti-kecemasan, dan pereda nyeri juga dapat mengurangi aliran darah ke mata dan jaringan di sekitarnya,
menyebabkan mata kering dan merah.
Terakhir, kurang tidur.
Untuk menjaga lapisan air mata tetap terhidrasi dengan baik, penting untuk mempertahankan waktu tidur yang cukup.
Kurang tidur dapat menyebabkan mata kering dan merah karena produksi air mata yang tidak memadai.
Mata merah dapat terjadi sementara dalam berbagai kasus seperti ini,
tetapi jika mata merah berlanjut selama lebih dari 2-3 hari, Anda mungkin mencurigai adanya penyakit mata.
Penyebab paling umum mata merah pada penyakit mata adalah konjungtivitis.
Konjungtivitis adalah kondisi peradangan pada konjungtiva yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi.
Jika mata merah disertai gatal, kemungkinan itu adalah konjungtivitis alergi yang disebabkan oleh debu, serbuk sari, atau bulu hewan.
Jika mata merah disertai dengan kotoran mata berlendir, kemungkinan besar itu adalah konjungtivitis bakteri.
Nah, sekarang Anda pasti penasaran dengan cara pencegahannya.
Jika mata merah menjadi kronis, kekebalan mata juga akan menurun, sehingga berbagai penyakit mata dapat dengan mudah terjadi.
Oleh karena itu, diperlukan penanganan. Hindari asap, polusi, dan merokok.
Mengenakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar matahari yang kuat juga merupakan ide yang baik.
Selain itu, lensa kontak kosmetik mengganggu pasokan oksigen yang lancar ke kornea,
jadi sebaiknya hindari pemakaian dalam waktu lama. Setelah bepergian, cuci tangan dengan bersih dan hindari menyentuh mata.
Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, yang dapat meredakan gejala mata merah,
atau lutein, yang mencegah penuaan retina, juga akan membantu menjaga kesehatan mata.
Sumber: Komedi.com