2026-05-25
Operasi Hidung Rendah (Rhinoplasty)
Kasus operasi hidung untuk memperbaiki batang hidung rendah dan ujung hidung lebar setelah prosedur filler dan tanam benang (Hiko).

* Informasi Dasar
# Wanita usia 20-an
# Menjalani prosedur filler dan Hiko (tanam benang hidung) 4-5 bulan lalu, tetapi tidak puas dengan hasilnya!
# Ingin memperbaiki batang hidung yang rendah dan ujung hidung yang tampak lebar.
* Konsultasi
# Direncanakan untuk melarutkan filler dan mengangkat benda asing (benang Hiko).
# Kondisi hidung aslinya rendah dan tulang rawan septumnya kecil, namun pasien tidak ingin menggunakan bahan tambahan lain seperti tulang rawan iga donor. Rencana operasi disusun dengan memprioritaskan keinginan pasien untuk meninggikan ujung hidung hanya menggunakan tulang rawan autologus (mandiri) semaksimal mungkin.
# Pasien menginginkan ujung hidung dengan garis ‘straight-half-curved’ (jik-ban) yang tegas namun tidak membuat lubang hidung terlalu terekspos!
* Rencana
# Melarutkan filler dan mengangkat benda asing
# Operasi batang hidung (Implan silikon)
# Operasi ujung hidung (Tulang rawan autologus, koreksi ujung hidung lebar)












* Perkembangan Pasca Operasi
1. Hasil pasca operasi menunjukkan ujung hidung dengan garis ‘straight-half-curved’ yang mancung namun tetap natural, dengan lubang hidung yang tidak terlalu terekspos (sesuai permintaan pasien).
2. Batang hidung menjadi lebih tinggi dan halus sehingga fokus pandangan tertuju ke tengah wajah. Hal ini memberikan dimensi pada wajah yang sebelumnya tampak datar, serta memberikan efek wajah terlihat lebih kecil, yang membuat pasien sangat puas.
3. Dengan meninggikan ujung hidung, cuping hidung yang tadinya tampak melebar ke samping pun ikut menyempit. Ini adalah kasus dengan efek perubahan tampak depan yang sangat signifikan.
Konsultasi dan operasi harus dilakukan oleh spesialis bedah plastik!
VIBE yang terpancar dari pengalaman yang kaya
Direktur Utama Vibe Plastic Surgery, Dr. Yoo Young-moon
Vibe Plastic Surgery mematuhi undang-undang medis. Foto sebelum dan sesudah ini diambil dalam kondisi yang sama dan telah mendapatkan persetujuan dari pasien. Komplikasi dan efek samping seperti perdarahan, peradangan, infeksi, dan asimetri dapat terjadi tergantung pada masing-masing individu, sehingga diperlukan kehati-hatian.